#5
Sapi, Kuda, dkk.
Terus, saya jadi keingetan kuda. Karena ayah saya menyeringai, bilangnya itu daging kuda.
So, lemme tell u what's rolling in my mind rn.
Kalau buka-buka lagi buku bio kelas 10,
Sapi dan kuda itu sama-sama mamalia. Tapi, mereka dikelompokkan ke kelas yang berbeda.
Artiodactyla, Perissodactyla.
Gara-gara kuku, singkatnya.
Kadang, aku kagum sama ahli-ahli yang bisa ngagulitikin hewan ke filum ini, kelas itu, ordo belah sono. kek mereka bener-bener mikirin dari segala aspeknya. Kelompok mana yang punya persamaan paling besar dengan si spesies yang mau digulitikin.
Secara ilmiah, it works.
Tapi, 'pikiran nambah ruwet' saya ini membisikkan sesuatu yang bikin saya ndak bisa sleep.
Gimana kalau misalnya, sapi dan kuda ini nggak mau beda circle?
Gimana kalau misalnya, sebenernya hewan-hewan tuh punya 'tipe circle' sendiri, terlepas dari seberapa mirip mereka, berapapun lapis tubuhnya, alat perkembangbiakannya, cara geraknya, bentuk giginya, jumlah kukunya.
Bagaimana, kalau mereka punya selera yang tidak cukup observe-able buat manusia?
Bagaimana, kalau ada takson lain selain takson ilmiah buatan manusia?
Apakah mereka tidak akan terganggu dengan itu?
Lah.
Buat apa?
Toh, barangkali mereka pun sudah mengelompokkan kita, tanpa kita sadari.
Berdasarkan ciri-ciri yang berpengaruh untuk kehidupan mereka.
Mungkin, itu sebabnya.
Saat waktu kurban tiba,
Nggak ada lagi sapi yang masih gelut rebutan warisan.
Non-scientific.
Jangan pernah ditulis di LKPD biologi.
19/11/2021
lapar;
Komentar
Posting Komentar